Budidaya jangkrik “dSaung” zoss Pondok Betung

banner 468x60

Di tengah geliat usaha mikro yang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, budidaya jangkrik menjadi salah satu peluang yang tetap menjanjikan. Hal ini dibuktikan oleh keberadaan “dSaung Jangkrik Joss” yang berlokasi di Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Usaha ini dimiliki oleh kader Nahdlatul Ulama, Mohammad Lutvi, yang dengan tekun mengembangkan budidaya jangkrik sebagai sumber ekonomi produktif.

Berawal dari komitmen untuk menghadirkan usaha yang mandiri dan berkelanjutan, Lutvi memulai proses budidaya dengan pengadaan telur jangkrik yang didatangkan langsung dari Tulungagung, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil jangkrik berkualitas. Telur-telur tersebut kemudian melalui proses penetasan yang dilakukan secara telaten dan terkontrol.

Bacaan Lainnya

Dalam perjalanannya, proses budidaya jangkrik di dSaung Jangkrik Joss membutuhkan waktu sekitar 30 hari, mulai dari penetasan hingga jangkrik siap untuk dipanen dan dijual. Perawatan dilakukan dengan memperhatikan suhu, kelembaban, serta pemberian pakan yang tepat agar menghasilkan jangkrik yang sehat dan berkualitas.

Hasil panen dari budidaya ini kemudian didistribusikan ke berbagai kios pakan burung yang tersebar di wilayah Tangerang Selatan. Permintaan pasar yang stabil menjadikan usaha ini memiliki prospek yang cerah, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sebagai kader NU, Mohammad Lutvi tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga membawa semangat kemandirian dan pemberdayaan ekonomi umat. Kehadiran dSaung Jangkrik Joss diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kader-kader lainnya untuk mengembangkan usaha produktif yang berbasis potensi lokal dan kebutuhan pasar.

Untuk pemesanan jangkrik:

Lutvi 085640665637

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *